<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="881">
<titleInfo>
<title>PENGARUH WAKTU PENGADUKAN TERHADAP UKURAN NANOPARTIKEL MELOKSIKAM YANG DIBUAT MENGGUNAKAN METODE ANTI-SOLVENT PRECIPITATION (PENELITIAN DILAKUKAN DENGAN PENAMBAHAN STABILIZER PVP K-30 DAN KECEPATAN PENGADUKAN 380rpm)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DEVI ARINI SUGIHARTO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv, 43p.; ill.; tab.; 21cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Suatu obat yang sukar larut dalam air memberikan tantangan dalam pengembangan bentuk sediaan farmasi, karena obat yang memiliki kelarutan yang rendah menyebabkan laju disolusi dan absorbsi yang lambat sehingga menimbulkan masalah bioavalibilitas yang rendah. Meloksikam merupakan obat anti-inflamasi yang memiliki efek gangguan gastrointestinal yang lebih kecil dari NSAID lainnya. Meloksikam termasuk dalam  Biopharmaceutics Classification System (BCS) kelas II, yang mempunyai kelarutan rendah dan permeabilitas tinggi. Sehingga dalam penelitian ini dilakukan upaya untuk meningkatkan kelarutan meloksikam, dengan memperkecil ukuran partikel meloksikam. Metode Anti-Solvent Precipitation telah banyak digunakan dalam upaya memperkecil ukuran partikel dari suatu bahan obat.  Pada penelitian ini dilakukan percobaan  untuk mengetahui pengaruh waktu pengadukan  terhadap  ukuran nanopartikel meloksikam yang dibuat menggunakan metode anti-solvent precipitation dengan penambahan stabilizer PVP K-30 dan kecepatan pengadukan 380 rpm. Dari percobaan yang telah dilakukan diketahui bahwa waktu pengadukan  berpengaruh terhadap  ukuran nanopartikel meloksikam yang dibuat menggunakan metode anti-solvent precipitation dengan penambahan stabilizer PVP K-30 dan kecepatan pengadukan 380 rpm. Semakin lama waktu pengadukan maka semakin kecil ukuran partikel meloksikam yang terbentuk yaitu pada waktu pengadukan 15 menit dan 45 menit menghasilkan partikel dengan ukuran 35.92 ± 1.28 nm dan 33.56 ± 0.75 nm dengan PdI 0.616 ± 0.027 dan 0.632 ± 0.027. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara waktu pengadukan 15 menit dan 45 menit dengan nilai p &#60; 0,05, dimana ukuran partikel dengan waktu 45 menit lebih kecil daripada ukuran partikel pada waktu pengadukan 15 menit. 
Kata kunci :  Nanopartikel, Meloksikam, waktu pengadukan, Anti-Solvent Precipitation, PVP K-30.</note>
<classification>6B.S-Far</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS FARMASI - UNIVERSITAS HANG TUAH Jl. Arief Rachman Hakim 150 , Surabaya 60111 Telp: (031) 5945864, 5945894 Fax : (031)  5946261 , Web. www.hangtuah.ac.id</physicalLocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Sug p 26-19</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FARM26-6B.S/Far-2019</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus Farmasi (Rak Skripsi)</sublocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Sug p 26-19</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>26-19.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>881</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-27 09:50:16</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-10-10 11:44:12</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>